SUMSEL TERBARU – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Raden Fatah Palembang menggelar Pelatihan Penyusunan Buku Ajar Berbasis Artificial Intelligence (AI) bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah dan Madrasah di Ayola Hotel Palembang, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Peningkatan Mutu Pendidikan Islam yang diselenggarakan melalui Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, dengan melibatkan Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah serta FITK UIN Raden Fatah Palembang.
Pelatihan ini diikuti 170 peserta dan didukung 18 orang panitia. Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber dan seorang moderator untuk memberikan pemahaman mengenai penguatan kebijakan pendidikan agama serta pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial dalam penyusunan buku ajar.
Dekan FITK UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Muhamad Fauzi, S.Ag., M.Ag., dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam dalam menghadapi perkembangan teknologi digital, khususnya pemanfaatan AI di bidang pendidikan.
Menurutnya, perkembangan teknologi menjadi peluang bagi para pendidik untuk mengembangkan bahan ajar yang lebih kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Pemanfaatan AI diharapkan dapat membantu guru dalam menyusun materi secara lebih sistematis sekaligus memperkaya metode pembelajaran di sekolah dan madrasah.
Melalui pelatihan ini, guru diharapkan mampu memanfaatkan AI sebagai alat bantu dalam penyusunan buku ajar tanpa mengesampingkan peran profesional pendidik. Ketelitian dalam memeriksa informasi, kesesuaian materi dengan kurikulum, serta penguatan nilai-nilai keislaman tetap menjadi aspek penting dalam menghasilkan bahan ajar yang berkualitas.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Rektor I UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Munir, M.Ag. Sementara itu, sambutan dari Tim Tenaga Ahli disampaikan oleh Novi Iriansyah, M.Pd., yang sekaligus bertindak sebagai moderator dalam kegiatan tersebut.
Ketua pelaksana kegiatan, Dr. Alimron, M.Ag., yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan I FITK UIN Raden Fatah Palembang, turut berperan dalam penyelenggaraan pelatihan tersebut. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kapasitas guru dalam merespons perkembangan teknologi serta mendorong peningkatan mutu pendidikan Islam.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber dengan materi yang berfokus pada kebijakan pendidikan agama dan penerapan kecerdasan artifisial dalam penyusunan bahan ajar.
Narasumber pertama, Drs. H. Mohd. Iqbal Romzi dari Komisi VIII DPR RI, menyampaikan materi bertajuk “Penguatan Kebijakan Pendidikan Agama di Era Kecerdasan Artifisial.”
Materi tersebut membahas pentingnya kebijakan pendidikan agama yang mampu merespons perkembangan teknologi, sekaligus memastikan bahwa pemanfaatan kecerdasan artifisial tetap mendukung tujuan pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik.
Selanjutnya, Dr. H. Hamdi Ahsan, M.Si., dari Universitas Sriwijaya menyampaikan materi “Pelatihan Penyusunan Buku Ajar Berbantuan AI bagi Guru PAI Sekolah dan Madrasah.”
Dalam pemaparannya, pemanfaatan AI menjadi fokus pembahasan sebagai alat bantu untuk mengembangkan ide, mengorganisasikan materi, dan menyusun bahan ajar yang lebih sistematis. Penggunaan teknologi ini juga membuka peluang bagi guru untuk mengeksplorasi pendekatan pembelajaran yang lebih kreatif dan adaptif terhadap kebutuhan peserta didik.
Meski demikian, penggunaan AI dalam pendidikan tetap membutuhkan pengawasan dan penilaian kritis dari guru. Informasi yang dihasilkan perlu diverifikasi kebenarannya dan disesuaikan dengan kurikulum serta nilai-nilai pendidikan agama Islam agar bahan ajar yang disusun dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
Sejumlah pimpinan dan unsur terkait turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Tim Tenaga Ahli Dr. Abdal Mun’im, M.Pd.; Wakil Rektor I Prof. Dr. Munir, M.Ag.; Wakil Dekan I Dr. Alimron, M.Ag.; Wakil Dekan II Amaliah Hasanah, M.Pd., Ed.D.; Wakil Dekan III Dr. Mukti Ali, M.Pd.I.; serta Kepala Bagian Muslih Darosan, S.Ag., M.Si.
Melalui pelatihan ini, FITK UIN Raden Fatah Palembang berharap para guru PAI dapat meningkatkan keterampilan digital dan mengoptimalkan pemanfaatan AI dalam penyusunan buku ajar. Upaya ini diharapkan turut mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Pelatihan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan Islam melalui penguatan kompetensi pendidik dan pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab, dengan tetap menempatkan nilai-nilai keislaman dan kualitas pembelajaran sebagai landasan utama.***













