SUMSELTERBARU – Sikap politik santun yang konsisten diterapkan oleh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) terpilih untuk periode 2025–2030, Herman Deru dan Cik Ujang (HDCU), membuahkan hasil positif sepanjang proses Pilkada 2024.
Hingga batas akhir pengajuan sengketa hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada Rabu (11/12/2024) pukul 23.59 WIB, tidak ada satu pun gugatan yang diajukan terkait Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel.
“Ini merupakan hasil dari gaya politik santun yang dijalankan Pak Herman Deru. Pendekatan ini membuatnya diterima oleh pasangan lain yang menjadi kompetitornya,” ujar Alfrenzi Panggarbesi, juru bicara HDCU, di Palembang, Kamis (12/12/2024).
Alfrenzi, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi Partai Nasdem DPRD Sumsel, mengungkapkan bahwa meskipun tidak terekspos secara luas, komunikasi intensif antara Herman Deru dan para kandidat lain, yakni pasangan calon (paslon) nomor urut 2 dan 3, telah berlangsung dengan baik.
“Setelah pemungutan suara pada 27 November lalu, Pak Herman Deru secara aktif menjalin komunikasi dengan paslon lainnya dan para pimpinan partai pendukung mereka,” tambah Alfrenzi. Ia juga menyebutkan beberapa tokoh penting yang terlibat dalam komunikasi tersebut, termasuk Ketua DPD Partai Gerindra Sumsel Kartika Sandra Desi, Sekretaris Partai Golkar Sumsel Andie Dinialdie, dan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel M Giri Ramanda N Kiemas.
Menurut Alfrenzi, komunikasi ini membuahkan hasil positif. “Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar dan diterima dengan baik oleh para paslon dan pendukungnya,” katanya.
Herman Deru, lanjut Alfrenzi, juga mengajak semua pihak, termasuk parpol pendukung kandidat lain, untuk bersatu demi keberlangsungan pembangunan Sumsel. Ia menyadari bahwa memajukan Sumsel membutuhkan dukungan dari semua elemen, terutama kalangan partai politik.
“Hal yang menarik dan patut diapresiasi adalah kedatangan Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, ke Posko Utama HDCU di Rumah Kayu, Taman Kenten, Palembang, Rabu (11/12/2024) malam. Kehadiran beliau menjadi simbol hubungan baik Herman Deru dengan mantan Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya,” jelasnya.
Pasangan HDCU juga menyampaikan penghargaan kepada semua pihak yang menerima hasil Pilkada dengan baik. Mereka mengajak seluruh masyarakat Sumsel untuk bersatu kembali pasca-Pilkada.
“HDCU mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pendukung dari setiap pasangan calon, untuk bersatu. Ini adalah wujud kedewasaan politik yang patut menjadi teladan demi tercapainya Sumsel Maju Terus Untuk Semua,” tegas Alfrenzi.
Sebagai informasi, berdasarkan hasil pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel pada Sabtu (27/11/2024), pasangan nomor urut 1 (HDCU) memperoleh suara terbanyak, yakni 2.220.437 suara sah (51,62%), disusul pasangan nomor urut 2 (ERA) dengan 1.082.241 suara sah (25,16%), dan pasangan nomor urut 3 (Matahati) dengan 999.141 suara sah (23,23%). ***
Editor: M. Riandry Yadi, M. Pd













